Kami berkomitmen bahwa semua produk dan material berasal dari sumber yang tepat dengan harga terjangkau, kualitas terbaik dan dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan klien.

Pengalaman kami dalam menangani proyek-proyek besar dengan sukses adalah jaminan bahwa proses pengadaan yang kami lakukan sesuai dengan spesifikasi yang diperlukan.

Transparansi adalah salah satu nilai-nilai yang dijunjung PT. SUCIBA Karya Utama karena kami percaya bahwa kepuasan utama bagi klien hanya dapat diraih jika proyek beroperasi seperti yang direncanakan. Kami sangat menentang setiap pemalsuan fakta untuk menutupi masalah karena setiap kebakaran besar dimulai dari percikan api dan efek yang ditimbulkan akan merugikan seluruh pemangku kepentingan.

Kami yakin, bersama dengan klien, kami dapat mengatasi hambatan yang mungkin terjadi dalam proses pengadaan. Setiap pemangku kepentingan adalah mitra kami. sehingga kerjasama antara kita menjadi tak terelakkan untuk mencapai tujuan bersama.

Outsourcing dapat membantu perusahaan dalam hal melakukan efesiensi pengeluaran , dalam hal ini biaya untuk gaji perorangan (personal salary), mengurangi kebutuhan untuk mempekerjakan lebih banyak staf dan lebih banyak staf untuk mengelola dan meningkatkan penggunaan sumber daya (orang, peralatan, waktu dan uang).
Perusahaan dapat lebih fokus kepada hal-hal lain yang bersifat core and critical (misalnya fokus kepada layanan produksi, purna jual, atau fokus pada ekspansi usaha) tanpa harus memikirkan pengelolaan sumber daya manusia, karena faktor sumber daya manusia telah ditangani sepenuhnya oleh pihak kedua (perusahaan penyedia jasa outsourcing).

Jenis-jenis outsourcing
Ada dua jenis outsourcing, yaitu paying agent (labor supply) dan full agent (full outsource).
• Paying agent (perusahaan outsource yang menyediakan tenaga kerja saja)
• Full agent (perusahaan outsource yang selain menyediakan tenaga kerja juga mempunyai fasilitas produksi sendiri. Apa yang dikerjakan full agent lebih jelas karena semua karyawan, peralatan, tempat, pengawas semua menjadi tanggung jawab perusahaan outsource).

Dari kedua jenis perusahaan tersebut yang lebih banyak dipraktekkan di Indonesia adalah yang pertama. Artinya perusahaan outsource hanya menyediakan tenaga kerja dan mengurusi SDM serta administrasinya saja sedang tempat, pengawas dan semua alat produksi berada di perusahaan pengguna.

Categories: Jasa Kami